Saturday, November 18, 2006

Penyatuan Jiwa-Jiwa (untuk penerima parcel puisi 3 hari sebelum lebaran)

Mungkin kelak kau dan aku hanya saling diam membisu
Tenggelam dalam kesunyian
Tapi saat itu mungkin telinga-telinga hatimu sudah mampu mendengar
Suara-suara relung batinku terdalam
Mungkin kau akan dapati aku hanya terdiam tak berkata-kata
Terlena dalam keheningan yang kuciptakan sendiri
Kau dan aku diselimuti tabir pekat

Dan jika ku bawa sebuah lilin
Apakah akan kau ikuti cahayanya ?
Ataukah akan kau tiup lilin itu hingga padam ?
Tidakkah akan lebih baik jika kau bawa sebuah lilin lagi ?
Agar kita dapat melihat jalan dengan lebih jelas

Mungkin aku hanyalah seonggok tiram yang terluka
Tapi tahukah dirimu ? dalam tubuh tiram yang terluka itu
Ada sebuah mutiara putih elok
Yang kubalut dengan penderitaan dan sakitnya hidup

Mungkin kau sedang berada di atas awan saat aku berteriak
"Hey,aku di sini ! aku di sini !"
Dan saat kau turun kembali mencercah bumi
Masih kukenali nafasmu

No comments: